kelompok Islam dan virus korona

di awal tahun 2020 penyakit atau virus Corona(covid 19) membuat umat Islam gelisah.karna banyaknya  penyebaran informasi palsu dan penyebaran semakin luas .hal ini di karenakan banyaknya orang yang  di rumah dan mendapat berita secara daring .

situasi ini semakin membuat kepanikan di setiap negara, Dengan situasi ini di negara kita terkait kenaikan pasien covid 19 mengalami angka kematian.

di situasi kekhawatiran dan kepanikan banyak tokoh agama yang tidak setuju dengan imbauan pemerintah MUI (majelis ulama Indonesia),karna melarang masyarakat Islam untuk tidak malaksakan sholat tarawih dan sholat lima waktu di masjid sedangkan tempat keramayan lain tidak di tutup itulah yang membuat sebagian tokoh agama tidak menyetujui imbauan pemerintah dan MUI tersebut.

bukan tidak mau mentaati himbauaan pemerintah tapi seharusnya  pemerintah lebih tegas lagi dalam himbauanya tersebut.karna masih banyak masyarakat yang tidak mendengarkan himbauan tersebut karena masih banyak perkumpulan yang di lakukan masyarakat seperti di kampung saya masih ada balapan liar yang melibatkan banyak orang tapi tidak di tindak lanjuti oleh pemerintah setempat.

Jadi pemerintah harus lebih tegas lagi dalam himbauanya supaya masyarakat ada sifat  jeranya, jika tidak mendengarkan kata pemerinta maka angka kematian akan meningkatkan karena tidak adanya sifat ke sadaran masyarakat covid 19 ini sangat berbahaya karena bisa mematikan.

Bertepatan datangnya bulan suci Ramadhan, virus Corona (covid 19) ini sangat merisaukan masyarakat islam karena ibadah yang di batasi di mesjid sedangkan aktivis lain tidak terlalu di perhatikan.

jadi pendapat saya dala hal ini mungkin kita tidak bisa terlalu mengekang mesjid sedangkan tempat keramayan yang lain tidak di perhatikan atau tidak di tutup karena itu sama saja dengan nol.

Komentar